Sakit Kepala !! Kenali Penyebabnya Dan Cara Mengatasinya

shares |

TUBUH TERKINI ~ Sakit kepala ! Hampir semua orang, pasti pernah mengalaminya. Dan yang perlu diingatkan banyak orang yang menganggap remeh jenis penyakit ini.

Ada berapa macamkah jenis sakit kepala? 

Biasanya orang awam membedakan sakit kepala menjadi beberapa jenis, misalnya terasa pusing saat berdiri mendadak, mata berkunang-kunang, serasa melayang, dan lain-lain. sakit kepala sebenarnya terdiri dari dua jenis. Pertama yaitu kondisi di mana penderita merasa segala objek yang ada di depan matanya dan ada di sekitarnya bergerak atau berputar-putar. Kedua adalah kondisi penderita merasa seperti berjalan di atas awan, tubuhnya terasa ringan dan tidak stabil.

Sakit Kepala !! Kenali Penyebabnya Dan Cara Mengatasinya terkini.org


Sedangkan berdasarkan penyebabnya, secara garis besar, sakit kepala dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sakit kepala yang timbul sebagai akibat dari adanya kelainan pada otak, dan sakit kepala yang disebabkan oleh kelainan pada telinga. 

Mengapa sakit kepala timbul? 

Pada telinga bagian dalam dua terdapat semicircular canal dan vestibulum yang bertugas mengatur keseimbangan. Selain itu juga terdapat rumah siput yang berfungsi untuk menangkap suara atau sebagai indra pendengaran. Kedua fungsi ini saling berdampingan. 

Otak kecil bertugas untuk mengontrol segala macam perintah yang berasal dari mata, bagian tubuh lain, terutama alat kontrol organ keseimbangan yang terdapat di dalam telinga. Otak kecil berperan besar dalam menjaga postur dan keseimbangan tubuh manusia. Sehingga jika terdapat kelainan atau gangguan, terutama pada otak kecil atau organ pengatur keseimbagan yang terdapat di dalam telinga, akan menimbulkan sakit kepala. 

Sakit Kepala !! Kenali Penyebabnya Dan Cara Mengatasinya terkini.org
sakit kepala yang disebabkan oleh adanya gangguan pada telinga ini, bersamaan dengan memburuknya fungsi organ pengatur keseimbangan dan selaput gendang. Telinga berdenging dan gangguan pendengaran biasanya dirasakan jika berada dalam kondisi ini. Contoh dari kasus ini adalah meniere syndrom dan gangguan pendengaran yang timbul secara mendadak. Sedangkan jenis sakit kepala yang tidak disertai gangguan pada pendengaran antara lain BPPV (Benign Paroxymal Positional Vertigo) dan radang pada vestibulum. 

Sedangkan sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan pada otak  karena memburuknya aliran darah pada arteri yang disebabkan karena stres atau penyempitan pada arteri. Keadaan ini dapat menjadi penyebab berbagai macam gangguan pada otak, misalnya pendarahan, infraksi, kanker, dan berbagai macam penyakit lain yang tentunya harus mendapat penanganan serius bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa. 

Bisa dijelaskan ciri-ciri sakit kepala yang berbahaya? 

Pada saat sakit kepala, biasanya penderita akan merasakan sakit kepala yang hebat, terkadang sampai mual bahkan muntah. Selain itu tangan dan kaki penderita gemetar, dan objek di depan mata terlihat samar. Pada kasus yang lebih serius, penderita bisa sampai kehilangan kesadaran. Jika mengalami gejala tersebut, ada kemungkinan terjadi gangguan pada otak, misalnya pendarahan otak atau infraksi. Oleh karena itu, pada situasi seperti ini sangat disarankan untuk membawa penderita ke rumah sakit sesegera mungkin untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Apabila sakit kepala yang dirasakan tidak terlalu berat, pertolongan pertama pada penderita adalah dengan membaringkannya pada tempat yang tenang sampai sakit kepala dirasakan berkurang, Kemudia gerak-gerakkan kepala dengan perlahan, dan berusaha untuk mencari posisi yang dapat mengurangi sakit kepala tersebut. Setelah penderita tenang, bawalah ke ahli THT untuk mendapat pemeriksaan. 

Menurut hasil research, lebih dari setengah dari penyebab sakit kepala berasal dari gangguan pada telinga. Yaitu meniere syndrom (22%), BPPV (16%), radang pada saraf vestibulum (7%), dan gangguan pendengaran mendadak (4%). Sedangkan selebihnya disebabkan oleh gangguan pada otak atau tidak diketahui penyebabnya secara pasti pada saat diperiksa. 

Sakit kepala sering diidentikkan dengan Meniere syndrom. Bagaimana penjelasannya? 

Dapat dikatakan, meniere syndrom merupakan jenis penyakit yang sangat terkenal. Oleh karena itu seringkali pasien langsung divonis menderita meniere syndrom pada saat memeriksakan diri di dokter THT. Padahal sebelumnya mungkin saja dia divonis menderita penyakit lain saat memeriksakan diri pada selain dokter ahlinya. 

Meniere syndrom terjadi karena memburuknya metabolisme cairan limpa pada bagian dalam telinga sehingga di dalam telinga menjadi berair. Ciri dari meniere syndrom adalah kepala terasa berputar hebat sampai penderita tidak mampu berdiri. Keadaan ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Pada kasus yang lebih berat, dapat berlangsung bahkan sampai setengah hari. Meniere syndrom terjadi secara tidak menentu, dan dapat mengakibatkan kerusakan pada waktu mendatang.

Penyakit ini banyak dialami oleh orang pada usia produktif, terutama 30 – 60 tahun. Penyakit yang juga disebut dengan stres ini rentan diidap oleh orang yang serius dan perfeksionis. 

Bagaimana penjelasan sakit kepala yang disebabkan kelainan pada telinga? 

Gangguan pendengaran yang terjadi secara mendadak sering kali sulit dibedakan dengan meniere syndrom. Akan tetapi, pada gangguan pendengaran yang terjadi secara mendadak ini biasanya hanya terjadi sekali. Tumor pada saraf pendengaran memiliki gejala yang mirip dengan kedua penyakit tersebut. Walaupun ini termasuk tumor jinak, tapi sebaiknya dilakukan pemeriksaan dan pengobatan untuk menghindari hal yang lebih buruk.

BPPV juga merupakan salah satu jenis sakit kepala yang juga berasal dari gangguan pada telinga. Akan tetapi, tidak disertai dengan telingan mendenging atau gangguan pendengaran. BPPV terjadi akibat adanya pengelupasan pada bagian dalam vestibulum lalu masuk ke semicircular canal. 

Ciri dari Benign Paroxymal Positional Vertigo adalah penderita merasa kepala berputar dengan hebat pada saat posisi tubuh tidak semestinya, misalnya ketika bangkit dari tempat tidur, saat membungkukkan badan ketika melepas atau memakai kaos kaki, dan lain-lain. Keadaan ini hanya berlangsung selama 1 – 2 menit. 

Infeksi vestibulum sering terjadi setelah penderita sembuh dari masuk angin. Dalam kasus semacam ini, diperkirakan penyebabnya adalah inveksi yang disebabkan oleh virus. Pada kasus sakit kepala kepala berputar dengan hebat, dapat berlangsung selama beberapa hari. 

Ketika fungsi semicircular canal, baik pada telinga kanan atau kiri menurun, pada saat tubuh melakukan gerakan tertentu, akan disampaikan ke otak kecil informasi mengenai adanya gangguan pada salah satu bagian. Selanjutnya, seluruh anggota tubuh akan mengatasi gangguan tersebut dan berusaha untuk menjaga kestabilan tubuh. 

Tidak hanya terbatas pada meniere syndrom saja, sebagian besar orang takut bila sakit kepala yang dialaminya akan menjadi buruk sehingga mereka tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali. Justru pemikiran inilah yang menyebabkan memburuknya situasi. Selain itu, sakit kepala juga berhubungan dengan saraf otonom sehingga diperlukan gerakan-gerakan untuk melatih saraf otonom tersebut. 

Ada berbagai macam cara untuk menghindari sakit kepala, yaitu dengan rajin berolah raga, terutama berenang. Ketika berenang, selain seluruh tubuh bergerak, kulit akan mendapatkan rangsangan yang cukup dari suhu air dan tekanan air.

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar